words…
hadhuuh…
dapet e-mail yang isinya kata2 yang pernah gw rangkai untuknya..
nyari2 juga sih, abis bikinnya spontan, n ga dicatet…
thanks…
once again, the sky reflect the colour of my heart…
light blue, with few clouds hanging on it…
that time, my feeling floats in the past…
I see U, smiling at me…
such a wonderful season that was…
even here I feel spring in my heart…
flowers are smiling,
the sun is laughing,
the night is singing,
n the stars are dancing…
U’re just as beautiful as them, in my heart…
wishing that this could last 4ever…
wishing the time stand by my side…
yesterday,
everything is nothing, emptiness…
I see U,
just as a usual friend, a girl…
then that night, a warm n cozy wind passing the
dried field of my heart…
simultaneously, everytime this eyes catches U’r
smile…
that night…
though rain swarms my skin, I don’t care…
If only I can stop the curse of time,
I wan’t 2 b like this 4 the rest of my life…
protecting U from the cold,
gives U the comfort,
brings U that smile,
having this feeling of love, care n happiness…
Just a wish from a human who falls in love with an
angel…
words…
for U…U know who U are…
once…I stumble, I fall, then I cry…
until I finally smile, laugh and another cry…
with U…
for the only lips that I’ve ever kissed…
for the only heart that I’ve ever missed…
for the only smile that once I’ve never forget…
for the only love that I’ve placed in my soul dearest …
I thank You…
U’ve taken me to a place where the stars are reachable…
a place where the water are breathable…
for the only hand that I’ve tightly held…
for the only eyes that I’ve been reside…
for all of the tears that I can’t save…
for all of time that I never share…
I apologize…
dia Ibuku…
Seorang wanita mulia mempertaruhkan nyawanya…
dari setiap regangan urat dan tetesan peluhnya terjawab sudah rahasia arti cinta…
aku tak pernah bertanya sesakit apa rasanya…
yang aku tahu aku belum pernah berkorban sesuatu seberat itu untuknya…
Air mata pun masih belum kering dari pipinya, ketika senyum tulusnya membelai waktu, dan hangat peluknya meredakan tangisku…
aku pun terlelap ditemani harum nafasnya…
aku tak punya ingatan tentang semua itu, hanya saja…
wanita mulia itu menggambarkannya dari setiap langkahnya di pagi hari menuju tempat kerjanya…
wanita mulia itu membuatku merasakannya dari setiap sarapan, bekal makan siang dan makan malam yang dibuatnya…
wanita mulia itu selalu menceritakannya dari nasehat-nasehatnya kepadaku…
wanita mulia itu tak akan pernah lupa menyanyikannya dalam setiap doanya untukku…
wanita mulia itu ibuku…
sleepyhead…
kelewatan lagi…or I should say ketiduran lagi…
kali ini yang paling parah, sampe RATNA, du dudu dudu….
memutuskan untuk jaki (masih setengah sadar, males naik angkot takut kebablasan lagi, tarif angkot pun udah naek, setengah kesel terhadap diri sendiri, this is U’r punishment!!!…)
Lumayan juga jalan2 malam ditemenin jus jambu…
hamba ijin bicara…
Apalah rasa ini…
Mungkin seperti seorang penyair yang kehilangan kata-kata dihadapan wanita yang dicintainya…
Atau seperti seorang pelukis yang tak lagi bisa merasakan warna dimatanya…
Kadang hati hanya ruang kosong luas yang semakin redup ditinggalkan cahaya…
Namun pernah juga ia menjadi taman bermain bidadari-bidadari perajut mimpi…
Seperti apa lagi harus kubentuk asa, untuk meraih pintu surga dan membukanya…
Kapan lagi bisa kurasakan dekatnya penghambaan hina ini dengan Yang Maha Segalanya…
Mungkin besok pagi…di sepanjang Shubuh dan Dhuha yang bisa meluruhkan kerak dosa di cermin diri…
Atau besok sore…ketika adzan langit senja dipadu celupan warnaMu yang belum pernah kulihat sebelumnya…
Aku pernah disana, hanyut dalam percakapan tentang kerinduan pertemuan denganNya…
Sujudku memang jauh dari sempurna, tapi saat itulah aku benar2 merasa sebagai manusia…
Apalah rasa ini…
Lebih baik aku bersyukur karena masih bisa merasa, karena banyak sudah jenisku yang kehilangan kemampuan itu…
words…
Tak bisa lagi aku menggenggam rasa ini…
Seperti helai pucuk daun,
yang tak sanggup menahan tetes embun pagi…
Cinta ini tak lagi suci…
Tak bisa lagi aku mempertahankan rasa ini…
Seperti cerahnya langit,
yang tak kuasa menahan pudarnya pelangi…
Cinta ini tak lagi mewarnai langit hati…
Bisnis oh bisnis…
Kemarin ditawarin bisnis sama temen, waktu dy presentasi dalam hati gw "deja vu nih…"
Yup, salah satu bisnis yang lagi dijadiin alternatif banyak orang buat side jobnya…Bahkan ga sedikit juga orang yang serius di bisnis ini…
MLM, Multi Level Marketing, konsep pemasaran gaya baru, yang katanya prospek masa depannya sangat2 menjanjikan…
Sebenernya kemarin kedua kalinya gw dapet presentasi MLM ini, pertama kali temen SMA gw yang nawarin karena keterbatasan pengetahuan, sempitnya pemahaman, dan belum terbukanya pikiran, mentah2 gw tolak… (Gomen Dit.. ^_^)
The last presentation was kinda different, selain gw percaya sama orangnya, presentasi dan bukti2 yang disajikan lebih bagus… Makin dipikir2 makin masuk akal dan ngilangin keraguan gw yang selama ini ada sama bisnis MLM yang satu ini…
Tapi…
Masih ada yang bikin gw ragu, kalo memang bisa secepat itu kita bisa dapet kekayaan materi (dengan kerja keras tentunya), gw takut ga bisa tanggung jawabnya nanti…(nih orang aneh ya, dapet duitnya aja belom udah takut gimana2nya…)
Masalahnya dengan rizki yang gw dapat sekarang ini (Alhamdulillah ya Rabb, hambamu yang hina ini bener2 bersyukur…) gw belom bisa memanage dengan baik…Masih banyak pengeluaran2 ga penting (nih orang emang aneh, sadar dy berbuat kesalahan, tapi susah banget buat ngerubah diri!!!)
Intinya, salah ga sih kalo gw takut kalo memang nanti bisa punya rizki lebih baik, malahan nyeret gw labih jauh dariNya, Yang Maha Kaya…
Can’t sleep well, perlu istikharah juga kali ya untuk hal2 semacam ini…
(selain istikharah untuk yang satu lagi…)
Aku, yang masih terhuyung di tengah persimpangan hidup!!!
(Payah…!!!Tapi harus tetap Semangat!!!)
Temporary Insomnia (I hope)
00.38…
duh mau merem ntar mimpi aneh…
mimpi enak sih gapapa…belakangan ini mimpi ga jelas nih…
Hold Me nya Van Tomiko udah gw setel daritadi…
ato sukoshi…
mou sukoshi…
oyasumi…
itooshii egao…
sayounara…
duh lupa,
bismillahirrahmanirrahiim
bismika Allahuma ahya wa bismika amuut…
(Ayat Kursyi…)
One Fine Afternoon
Ehmm..Ehm…
nyoba ngeblog ah…
Jakarta beberapa hari terakhir ini siang harinya bener2 panas…
Fuuhh…Dan gw termasuk orang yang berusaha menanggapi dengan serius isu global Warming (ato mungkin neraka udah bocor yah)…
Apalagi kemaren baca bulletin board salah satu temen gw http://www.friendster.com/bulletin.php?bid=29559384&uid=8788345
nih link-nya yang mau baca…(Jadi tambah concern…)
Jum’at siang gw betulin sepeda, sekarang ke indomaret depan komplek ato beli pecel lele n ayam ga usah pake motor deh…
Berangkat kantor sekarang bareng bokap aja (ah ini mah emang gw males aja-bisa tidur sepanjang perjalaan-)Hwehehehehe ^o^
Pulang naek bis hibahan Jepang (kondisinya tambah ancur aja sejak pertama kali naik)…Trus nyambung deh angkot sampe depan komplek…(naik angkot ini gw baca 2 doa -doa naik kendaraan dan doa mau tidur- hwehehehehe ^o^) spanjang perjalanan biasanya ditemani suara falsettonya Hyde dkk…(hasilnya beberapa kali kelewatan deh turunnya)
Hmmm… ga tau gw yang terlalu melankolis ato gimana, tapi sore harinya langit keren pisan euy…
Jadi pengen merangkai beberapa kata nih…
Ehm ehm…
(serius mode on)
langit biru muda…awan abu-abu…crimson skies…tangerine clouds…
tersenyumlah wahai mata…tidakkah warna warna itu sangat merayu…
lisan pun melirihkan puji dan puja…hanya kepadaMu…
Yang Maha Menguasai warna dan cahaya…
halah aneh jadinya…maklum bukan mahasiswa jurusan bahasa…^o^

tapi sempet gw abadikan dalam beberapa jeperetan…(di atas gd kantor)
dengan kombinasi kamera profesional dan fotografer amatir inilah jadinya…
hup… kayanya itu dulu yang lagi pengen ditulis…
besok2 nyoba2 lagi ah….